Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Panduan Money Management dalam Trading



Pedoman Money Management dalam Trading – Seperti yang sudah anda ketahui, bahwa trading ialah salah satu tipe investasi yang memiliki risiko yang tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya anda tidak melakukan trading dengan cara yang sembrono.

Salah satu hal penting dalam proses trading merupakan money management. Money management berupa cara anda dalam me-manage bekal atau uang. Seberapa penting money management dalam trading?

Berikut penjelasan berkenaan seberapa pentingnya money management sekaligus tips dan strategi yang dapat anda terapkan.

Pentingnya Money Management

Money management tergolong penting dalam proses trading saham ataupun trading forex. Money management berhubungan langsung dengan bekal atau dana yang anda keluarkan buat investasi.

Di samping itu, trading termasuk pada type investasi yang memiliki risiko tinggi. Maka mau tidak mau anda harus mengelola modal dengan pas biar mampu membuahkan profit yang tinggi. Apabila anda melakukan trading tanpa pengelolaan aset dengan baik.

Efek paling buruknya, anda akan kehilangan semua modal anda karena merugi. Profit pada trading adalah hasil dari selisih penjualan dan pembelian. Dari situlah dapat anda ketahui apabila profit yang anda targetkan sangat dipengaruhi oleh harga pasar trading.

Pentingya money management terletak pada pengelolaan modal untuk melakukan pembelian maupun mengendalikan aset yang telah anda investasikan. Bagaimana tata cara dan taktik money management? Berikut ulasannya.

Pedoman dan Taktik Money Management dalam Trading

1 Mengatur Alokasi Modal

Arahan money management yang pertama merupakan mengatur alokasi Bekal Utk melakukan trading, anda mesti melakukan deposit pada rekening trading. Dari hasil deposit tersebutlah anda mempunyai bekal untuk melakukan jual beli pada pasar forex ataupun saham.

Nah, anda dapat mengatur alokasi modal yang akan anda setorkan. Kalau anda termasuk juga trader pemula, sebaiknya anda memakai bekal yang minim. Sebab, anda mesti belajar mekanisme pasar dan mengenali kondisi pasar.

Ataupun anda dapat memanfaatkan ‘uang dingin’ atau uang simpanan yang terlepas dari uang untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab, trading ini memerlukan pemahaman dan tidak menghasilkan profit tinggi dengan cara yang instan.

2 Diversifikasi Investasi

Berikutnya anda dapat melakukan diversifikasi investasi pada instrumen trading. Apa sih diversifikasi investasi? Diversifikasi dalam trading ialah menempatkan modal anda pada beberapa instrumen trading seperti saham maupun valas.

Nah, dalam strategi ini anda dapat menempatkan uang pada sekian banyak jenis saham maupun sekian banyak valas. Dengan Demikian disaat sebahagian saham atau valas dalam trading mengalami penurunan harga. Maka anda tetap mendapati profit utk menutup kerugian dari sebagiannya lagi.

Strategi ini cukup Ternama Namun mencari tipe saham yang sesuai utk menempatkan aset menjadi PR yang harus anda pahami lagi.

3 Cut Loss dan average down

Taktik money management dalam trading ke3 yakni cut loss dan average down. Cut loss merupakan target anda dalam mentolerir kerugian. Sederhananya, persentase kerugian yang maih anda terima atau toleransi.

Rata-rata trader akan menetapkan persentase kerugian maksimal buat menjadi batasnya. Anda juga dapat melakukan average down yaitu strategi membeli saham pada saat harganya turun.

4 Mengendalikan Take Profit

Terakhir ialah mengendalikan take profit. Selain persentase kerugian anda harus menetapkan persentase maksimal dari persentase profit. Mengapa anda mesti menetapkan persentase sebagai batas profit?

Jawabannya sangat sederhana, buat menghindari harga instrumen trading yang tiba-tiba turun atau anjlok. Dengan begitu anda masih dapat mengendalikan modal.

Post a Comment for " Panduan Money Management dalam Trading"